aku..
aku bukan penulis, aku hanya mencoba menuangkan apa yang aku rasakan melalui tulisan..
tapi aku bukan penulis..
penulis adalah mereka yang memiliki ribuan, jutaan, atau bahkan milyaran kata bermakna yang bisa dikembangkan menjadi kalimat demi kalimat dan terangkai menjadi paragraf ataupun bait yang indah, dan layak dibaca..
apa kabarnya aku? aku miskin kata. aku miskin harta.
apa yang ku punya? apa yang ku bisa?
aku hanya menuangkan apa yang ku pikirkan!!
tak lebih dari pentingnya dongeng seekor kancil yang lompat kesana kemari, lalu makan timun, dan berkali-kali cerita itu diwariskan kepada anak cucunya.
tulisanku adalah rinduku, dukaku, sukaku, dan semua yang datang kepadaku.
walaupun aku menulis, tetap saja aku bukan penulis!!
aku tak bisa menciptakan kalimat-kalimat cantik dan menarik untuk dibaca atau dikenang, seperti puisi-puisi Cinta dan Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta?.
aku juga tak bisa merangkai satu kalimat indah dari satu kata yang dilakukan Milli atas permintaan Nathan dalam film Milli dan Nathan.
aku adalah aku, yang mampu merasakan warna-warni kehidupan dengan tawa, duka, dan lara.
serta selalu merindukan matahari senja, menutup siang dengan manja.
dengan caraku, dengan inginku.
dan aku, adalah aku!!
Senin, 23 Juli 2012
Kamis, 19 Juli 2012
cahaya
hallow sang perindu, perindu akan segala yang dirindukan, dan mampu merindukanmu, wahai perindu..
pernah terbesit dalam sedikit bagian otak dan hati untuk tidak merindukan lagi apa saja yang selalu kurindukan..
tapi cahaya itu, selalu membuatku rindu, rindu yang tak akan pernah bisa aku lupakan bagaimana rasanya merindu..
cahaya itu yang selalu mengantarku untuk merindu, ketika cahaya itu pergi, aku layu, melihat awan menjadi abu-abu, lalu hitam, gelap..
mungkin aku sudah mulai mencinta, karena aku sudah tak mampu membendung rindu..
tapi apakah ini cinta? ketika seorang merasa dan yang lain tak mampu merasa..
kata temanku, cinta itu omong kosong, susah sekali dicari..
mencintai cahaya itu, sama saja membiarkan bumi mengalami siang yang begitu panjang..
aku ini saya, saya yang bercinta dengan asa, berusaha merasakan cinta, tapi sulit menerima duka..
lalu temanku itu menjawab lagi, "duka sama dengan luka sama dengan suka tapi tetap satu rupa, tanpa muka"
"biarkanlah tanpa muka", kataku, "asal berhati, yang bisa merasa, berhati-hati, terlena, dan sengsara".
"sengsara terbunuh aksara", dia menutup pembicaraan.
dalam hati aku membalas, "terbunuh fatamorgana masa depan, berusaha bangkit, pura-pura berdaya, melihat asa menjadi hampa"
pernah terbesit dalam sedikit bagian otak dan hati untuk tidak merindukan lagi apa saja yang selalu kurindukan..
tapi cahaya itu, selalu membuatku rindu, rindu yang tak akan pernah bisa aku lupakan bagaimana rasanya merindu..
cahaya itu yang selalu mengantarku untuk merindu, ketika cahaya itu pergi, aku layu, melihat awan menjadi abu-abu, lalu hitam, gelap..
mungkin aku sudah mulai mencinta, karena aku sudah tak mampu membendung rindu..
tapi apakah ini cinta? ketika seorang merasa dan yang lain tak mampu merasa..
kata temanku, cinta itu omong kosong, susah sekali dicari..
mencintai cahaya itu, sama saja membiarkan bumi mengalami siang yang begitu panjang..
aku ini saya, saya yang bercinta dengan asa, berusaha merasakan cinta, tapi sulit menerima duka..
lalu temanku itu menjawab lagi, "duka sama dengan luka sama dengan suka tapi tetap satu rupa, tanpa muka"
"biarkanlah tanpa muka", kataku, "asal berhati, yang bisa merasa, berhati-hati, terlena, dan sengsara".
"sengsara terbunuh aksara", dia menutup pembicaraan.
dalam hati aku membalas, "terbunuh fatamorgana masa depan, berusaha bangkit, pura-pura berdaya, melihat asa menjadi hampa"
Jumat, 06 Juli 2012
#RCforSKRIPSI
"duka suka menjalani tradisi ReadingCourse menuju Skripsi"
yaahh, ini project baru. tujuannya sih buat nampung keluh-kesah teman-teman sebaya yang sedang gundah gulana nyelesein RC dengan batasan waktu kurang dari sebulan ini.
ada yang sharing tentang pengalamannya selama ngerjain RC *ini alumni atau kakak tingkat*, ada juga yang ikutan nimbrung taapi belum ambil RC *cari sendiri siapa orangnya*.
berharap semua orang yang kenal dengan tradisi ini bisa ikut serta ngramein #RCforSKRIPSI ini hohoho
ini beberapa bukti kepedulian mereka kepada #RCforSKRIPSI:
terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah ikut meramaikan. ditunggu tweet berikutnya ;)
yaahh, ini project baru. tujuannya sih buat nampung keluh-kesah teman-teman sebaya yang sedang gundah gulana nyelesein RC dengan batasan waktu kurang dari sebulan ini.
ada yang sharing tentang pengalamannya selama ngerjain RC *ini alumni atau kakak tingkat*, ada juga yang ikutan nimbrung taapi belum ambil RC *cari sendiri siapa orangnya*.
berharap semua orang yang kenal dengan tradisi ini bisa ikut serta ngramein #RCforSKRIPSI ini hohoho
ini beberapa bukti kepedulian mereka kepada #RCforSKRIPSI:
terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah ikut meramaikan. ditunggu tweet berikutnya ;)
Minggu, 24 Juni 2012
Tahun ke-4. 2012.
Tepat 4 tahun yang
lalu, hal itu terjadi. Berapa juta persen pun gw gamau ada hari itu. Paginya sih
ga ada masalah, hingga siangnya gw masih bisa ketawa bahagia bareng mereka yang
gw sayang.
Sampe akhirnya waktu
yang misahin kita, pulang ke rumah masing-masing. Ga lama dari jam pulang,
kabar itu dateng, DIA kecelakaan. Bener-bener ga pengen hal ini terjadi, kalo
gw bisa atur waktu, gw pengen waktu diputer ulang, dan gw bakal cegah kejadian itu.
Besoknya (25 Juni 2008), DIA pergi ninggalin gw, temen-temen,
keluarga, dan kenangan kita semua, untuk selamanya. Gw lebih ga pengen ada hari
itu, gw ngrasa jadi orang yang amat sangat salah, karena gw ga ada di samping
DIA saat terakhir kali dia hembusin nafas. Gw belum puas dengan apa yang udah pernah gw lalui bareng DIA. Gw masih
pengen teriak” di kantin bareng DIA, berangkat n pulang sekolah bareng DIA, masih
pengen liat kejutan” dari kekocakan DIA yang tiada habisnya, dan yang pasti gw
masih pengen ketawa terus bareng DIA.
Siang itu, di hadapan
gw dan semua orang, tubuh DIA udah terbujur kaku, gw ga percaya itu DIA, dan gw
gamau itu DIA. Mereka nangis di depan jasad DIA yang dengan perban menutup
kepala dan lebam di mata kanannya, mereka ga rela, mereka ga percaya, apa
kabarnya gw saat itu?
Ancur. Gw bener” ngrasa
ancur saat itu. Gw janji ga bakal
ngluarin setetes airmata atas kejadian ini, tapi waktu berkata lain. Gw nangis sejadi-jadinya,
melebihi tangisan mereka tadi. Gw nangis, dan ga ada seorangpun yg bisa
berhentiin gw. Gw ga bisa nahan apa yang gw rasain saat itu.
DIA sahabat terbaik gw,
DIA yang ngajarin gw gimana caranya bikin orang ketawa, gimana caranya bikin
orang lain bahagia, dan gw ngrasa DIA yang ngrubah gw jadi gw yang sekarang
ini.
Dulu, sulit banget buat
gw nge-joke, ujung-ujungnya garing. Segaring apapun joke gw saat itu, DIA yang
bantu gw bikin orang ketawa dengan joke gw. Dulu, gw ogah negur orang lain yang
baru kenal, ujung-ujungnya gw dibilang judes, DIA yang ngajarin gw mulai
percakapan dengan siapapun itu.*fiuh fuih huh > dia selalu sebutin 3 kata
ini kalo lagi males sama keadaan sekitar. Dengan ketawa khas sponge bobnya, dia
berusaha membuat orang di sekitar dia tertawa bahagia. Dengan ide kreatifnya
dia bikin mading kelas, yang bikin gw dan temen” eksis mendadak. Belum lagi
kelakuan kontroversinya tiap hari yang selalu bikin semua orang nanya, “maunya
DIA nih apa sih sebenernya?”. Kreatifnya DIA ga ada matinya. Heran.
“Sekarang gw ngerti, gw
sadar, ga ada yang abadi di dunia ini. Tapi perlu loe tau, senyum, kenangan,
dan pelajaran yang prnah loe ajarin ke gw, ga akan pernah bisa mati, walaupun
loe udah ga ada sekarang.”
Dan itu yang slalu pengen
gw lakuin selama ini, bikin
sesuatu yang ga bisa mati, walaupun gw mati.
Miss you so Phunny
a.k.a Fanny Puspita Sari, Allah Bless you.
Tahun ke-4. 2012.
Sabtu, 16 Juni 2012
PROFIL PENCETUS
Nih dia nih, para pencari kata dan
pemenuh page #merindukanmthr.
Tiap harinya mereka memutar otak,
pelajaran dan pengalaman hidupnya dan menuangkannya dalam kata demi kata kurang
dari 140karakter.
Hebaatt!!! *prokprokprok
Mereka inilah pengelola awal, tapi karena
sekarang page ini udah go public, jadi
admin resminya @qeiinuril, dan yang lain membantu *dengan senang hati dan rasa
tanggung jawab yang tinggi*
*come on writing, come on
tweeting, no mention, just #merindukanmthr*
the #merindukanmthr
mulai dari pelepah pisang, sabak,
hingga akhirnya ketemu kertas udah pernah jadi alas buat gw nulis, bukan alas
tulisannya, tapi alas gw duduk sambil nulis. Hahaha
dari semua yang gw tulis, ga banyak
yang ketemu hasilnya, banyak ilangnya. Mulai dari jaman diari anak SD sekarang,
gw lupa nyimpennya dimana *pikuntingkatgalau*. Yaah bersyukur sekarang jaman
udah mulai canggih, kita bisa nyimpen tulisan-tulisan kita di laptop, atau
flashdisc, atau ky gw sekarang ini, di blog. Seperti apapun hasil tulisan gw
sekarang, bisa diterima atau engga *gw berharap banget bisa diterima*, gw bakal
simpen semua tulisan gw.
Menurut pengalaman nulis, ada
beberapa masalah yang selalu dateng, kehabisan kata-katalah, kehabisan batrei
laptoplah, listrik kongslet gara-gara kelamaan ngecharge laptoplah, kehabisan
tenaga buat mikirlah *lapar*, lalalalalalalalah, fiuh, semuanya boleh habis deh,
tapi rasa sayang loe ke gw ga boleh habis yaa. Haha *apaan*
Ga’ ga’, bukan ini yang mau aku
bahas.
Yak, #merindukanmthr yang mau aku
bahas.
Sejarahnya, #merindukanmthr aku
bikin buat kita-kita yang suka membahas matahari. *cukup tau*. Mulai dari
mendefinisikan keindahan matahari, menceritakan terbit dan tenggelamnya, sampai
memberi semangat ataupun mengucap selamat.
Okestop, matahari disini bukan cuma
matahari tata surya yang selalu menerangi
kita dari pagi sampai petang *eaaa, matahari disini maksudnya pencerahan. Seringkali
kita bimbang galau dilema dan lain-lain akan sebuah perasaan atau tingkah laku
seseorang kepada kita, #merindukanmthr berharap bisa memberikan pencerahan
kepada semua khalayak ramai biar bisa move on, c’mon move on guys.
Mulai kira-kira tanggal 23 Mei
2012, sebenernya posting demi posting udah mulai beredar, tp karena kesalahan
telat dokumentasi, data yg kesave cm dr tanggal 8 Juni 2012, itupun ga semua. How
poor me ._.
Jadi, mulai tanggal 8 Juni 2012 #merindukanmthr
gw putusin buat go public, semua penghuni twitter punya hak ngasih hashtag di
setiap tweetnya *forshare.
“membicarakan apa saja lewat
tulisan untuk dibaca, yang dirasa dan tak mampu di ucapkan oleh kata” itu deskripsinya.
Bahkan ada beberapa yang menganggap suatu
kewajiban bagi dia untuk posting dengan hashtag itu tiap harinya. “bikin nagih”,
kata salah satu pemilik akun twitter yang cukup sering memenuhi page
#merindukanmthr.
dengan impian page ini diwarnai
dengan gaya tulisan banyak orang, maka dengan penuh semangat pemudi gemar
mematahkan kacamata, aku ajak para followersku untuk ikut menulis :D
Come on writing, come on tweeting,
no mention, just #merindukanmthr
Dan oleh karena itu, maka
tercetuslah Visi Misi #merindukanmthr, yaitu :
Visi :
Mewadahi setiap tulisan yang bertujuan
memberikan pencerahan, menghibur, memulihkan keadaan terpuruk menjadi (minimal)
agak sedikit move on, dan membuat semua penghuni twitter ketagihan posting di #merindukanmthr.
Misi :
Secara terus-menerus dan berkala menyebarkan
virus #merindukanmthr ke seluruh pelosok dunia, seperti matahari yang tiada
henti dan tak kenal lelah menyinari bumi dari timur ke barat.
Langganan:
Postingan (Atom)








